Showing posts with label UNIK. Show all posts
Showing posts with label UNIK. Show all posts
100+ manfaat dan khasiat bawang dayak

100+ manfaat dan khasiat bawang dayak

khasiat bawang dayak sembuhkan 100 lebih penyakit
bawang dayak: google image
Mengenal Bawang Dayak
orang mungkin belum begitu familiar dengan nama bawang dayak, tanaman satu ini yang dijuluki sebagai tanaman ajaib, obat herbal yang dipercaya berkhasiat mampu menyembuhkan 100 lebih penyakit, karena bawang dayak hanya tumbuh di daerah-daerah tertentu, namun bagi orang dayak atau orang kalimantan, mungkin kebanyakan sudah mengenal bawang dayak, karena bawang ini banyak tumbuh di daratan kalimantan.

bawang dayak adalah tanaman sejenis umbi-umbian, secara fisik bentuknya tidak jauh berbeda dari bawang merah, perbedaanan haya pada warna bawang dayak lebih merah menyala dan memiliki kulit yang licin dan juga memiliki ukuran yang relatif lebih kecil dari bawang merah. bawang dayak juga disebut dengan sebutan bawang berlian, bawang tiwai, bawang lubak, bawang hantu, dan masih ada sebutan-sebutan lain oleh masyarakat khususnya orang dayak kalimantan.

didalam masyarakat suku dayak, bawang dayak sudah lama dikenal dan digunakan masyarakat suku dayak untuk mengobati bermacam-macam penyakit, seperti flu, batuk, sakit perut dll. lalu apa kandungan yang terdapat didalam bawang dayak?

Khasiat Bawang Dayak
bawang dayak dipercaya masyarakat suku dayak sebagai tanaman ajaib yang bisa mengobati berbagai macam penyakit, bahkan bawang dayak dipercaya bisa menyembuhkan semua jenis penyakit. mungkin hal itu yang membawa para peneliti untuk membuktikan khasiat dari bawang dayak.

menurut penelitian dan analisis kandungan seperti yang dikutip dari Depokpos.com,  mengatakan bahwa bawang dayak memiliki kandungan zat anti bakteri dan antioksidan yang sanggat tinggi sehingga mampu mengobati beragam penyakit baik penyakit ringan maupun penyakit yang berat sekalipun. Anti bakteri bisa mencegah berkembangnya bakteri, virus dan mikroba lainya sehingga menghentikan penularan penyakit. sedangkan antioksidan yang sanggat tinggi mampu menghadapi radikal bebas sehinga efektif sebagai pencegah kanker, pencegah randang, tumor dan pendarahan.

senyawa yang terkandung didalam bawang dayak atau bawang berlian ini antara lain senyawa aktif berupa Naphtoguinones beserta turunannya. kandungan tersebut yang membuat bawang dayak merupakan antibakteri alami yang ampuh dan dapat dijadikan sebagai pengobatan modern. Kandungan naphtoquinones tersebut juga menjadi salah satu zat aktif yang mampu mencegah kanker dan tumor. Penelitian ini memberikan alternatif pengobatan herbal terbaru.
berikut hasil penelitian Institut Pertanian Bogor:link


Bawang Dayak Bisa sembuhkan 100 lebih Penyakit
bawang dayak - seperti yang dikutip dari Tribun Kaltim menyebutkan "menurut indormasi, tanaman tersebut memberikan banyak manfaat, misalnya saja seorang peneliti peraih gelar doktor di Indonesia, menyebutkan ada lebih dari 100 Khasiat bawang dayak"

lalu apa saja 100 lebih khasiat bawang dayak itu dan penyakit yang bisa disembuhkan?
belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai apa saja 100 lebih khasat dari bawang dayak itu sendiri, namun disini penulis mendapat referensi dari internet bahwa bawang dayak berkhasiat bisa menyembuhkan 43 jenis penyakit berikut, dikutip dari Kabarnusa.com: menyebutkan bahwa bawang dayak dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit berikut:
1.Amandel
2.Ambeien
3.Asam Urat
4.Asma
5.Bisul
6. Bronkhitis
7. Darah Rendah
8. Diabetes Melitus
9. Epilepsi
10. Gangguan Pencernaan Lambung
11. Gangguan Seksual
12. Ginjal
13. Gondok
14. Hepatitis
15. Hipertensi / Darah Tinggi
16. Insomnia
17. Jantung
18. Kanker Kelenjar Getah Bening
19. Kanker Paru – Paru
20. Kanker Payudara
21. Kanker Rahim
22. Kanker Usus
23. Keputihan
24. Kista
25. Kolesterol
26. Maag
27. Migrain
28. Myom
29. Obat Muntah
30. Pelupa / Menurunnya Fungsi Ingatan
31. Peluruh Kemih
32. Pencahar
33. Prostat
34. Radang Usus
35. Rematik
36. Sakit Kuning
37. Sakit Perut
38. Sakit Pinggang
39. Stamina
40. Stroke
41. TBC
42. Vertigo
43. Vitalitas


itulah Khasiat Bawang dayak yang dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit, yang dijuluki sebagai tanaman sejuta manfaat dan juga dijuluki sebagai bawang ajaib dayak, meski belum ada penelitian mendalam mengenai manfaat dari bawang dayak ini dan cara terbaik untuk mengolah tanaman ajaib ini, tetapi sudah banyak yang mencoba membuktikan khasiat dari bawang dayak tersebut, dan tidak sedikit yang berhasil sembuh dari penyakitnya berkat mengonsumsi atau menggunakan bawang dayak sebagai pengobatan herbal/tradisional, untuk melihat cerita kesembuhan dari beberapa orang yang mengonsumsi bawang dayak ini, anda bisa mencarinya di internet, sudah banyak yang menceritakan manfaat yang didapat dari bawang dayak. 


Olahan Bawang Dayak dan Cara konsumsi
ada banyak cara mengolah dan mengkonsumsi bawang dayak, berdasarkan beberapa referensi dari internet, pengolahaan bawang dayak sangatlah beragam, ada yang mengolah dalam bentuk ekstrak, ada juga yang membutnya dalam bentuk irisan bawang yang sudah dikeringkan, dan cara konsumsi bawang dayak ini adalah memanfaatkan air rebusan dari bawang dayak, namun tak menutup kemungkinan di konsumsi langsung, karena pada dasarnya bawang dayak bisa di kreasikan sesuai selera, untuk air rebusan bawang dayak, aroma dan rasa bawang dayak mirip dengan bau kacang tanah, ini yang membedakan dengan bawang pada umumnya.

Budidaya Bawang Dayak
Sejatinya bawang dayak tetap akan tumbuh walau hanya diletakkan seperti itu saja. Karena tanaman ini sebenarnya adalah tanaman yang bisa tumbuh liar dan juga bawang dayak tahan terhadap hama. Tentu saja, hal ini juga tujuan penanaman bawang dayak untuk kebutuhan pribadi. Bawang dayak (Eleutherine americana) bisa dikembangkan di daerah dataran tinggi maupun rendah. Sama seperti bawang pada umumnya, bawang dayak juga dikembangkan dari umbi. Sama seperti bawang merah, bawang dayak juga perlu dibuatkan bedengan terlebih dahulu supaya akar dan umbi bawang tidak tergenang air dan menjadi busuk.  Karena itu, tanaman ini tumbuh subur dan lebih maksimal saat dimusim kemarau. nah sekarang apakah anda berminat untuk mengkonsumsi bawang dayak dan ingin membudidayakannya? jika iya, anda bisa mencari referensinya di internet.

Dimana Saya bisa mendapatkan Bawang Dayak?
jika anda ingin mencoba pengobatan herbal menggunakan bawang dayak, anda bisa membelinya dari pengolahnya, karena sudah sangat banyak yang menjualnya baik itu secara Online maupun Offline, dan jika anda berminat untuk membudidayakannya, kami sarankan untuk terjun langsung kelapangan, anda bisa langsung menemui produsen-produsennya di kalimantan.

dan untuk yang ingin memberi referensi penjualan bawang dayak, silahkan komentar dibawah, agar pengunjung postingan ini bisa melihat, jasa penjualan bawang dayak anda.

sekian pembahasan mengenai sejuta manfaat dari bawang dayak, yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, semoga postingan ini bermanfaat untuk anda. terima kasih.

Sumber: berbagai sumber pemberitaan terpercaya.

Ulasan mengenai Mandau Terbang suku dayak kalimantan

Mandau

siapa yang tidak pernah mendengar kata Mandau? hampir semua orang Indonesia pernah dengar kata ini. singkatnya mandau adalah senjata tradisional masyarakat suku dayak kalimantan yang menyerupai parang atau pedang, mandau sangat melekat dengan suku dayak, bagi masyarakat suku dayak mandau adalah senjata perlindungan yang harus selalu dibawa. maka tak heran baik pada zaman dahulu maupun era moderen sekarang dayak dan mandaunya tetap tak terpisahkan.

Mengapa masyarakat dayak selalu membawa Mandau?
mungkin itu pertanyaan anda?
mengapa suku dayak selalu membawa mandau, jawabannya adalah Adat/kebiasaan yang turun temurun dari nenek moyang leluhur suku dayak, Mandau merupakan perlindungan diri dari berbagai ancaman bahaya bagi suku dayak, pada zaman dahulu nenek moyang orang dayak hidup menyatu dengan Alam, mereka bertahan hidup di alam, dan berbagai ancaman pun selalu mengintai, ditambah lagi pada zaman dahulu ada tradisi yang mengerikan yaitu adat kayau/ngayau yang singkatnya mencari kepala manusia untuk dijadikan sesajen ritual-ritual khusus bahkan untuk melamar seorang gadis kamu harus bisa mendapatkan minimal 1 kepala manusia yang akan diserahkan kepada calon mertua sebagai bukti bahwa kamu sudah dewasa dan bisa melindungi anaknya dari bahaya, namun sekarang adat ngayau/kayau sudah tidak boleh dijalankan lagi, untuk tahu sejarah adat kayau klik "ciri-ciri umum masyarakat adat suku dayak"  .Meskipun sekarang sudah masuk era globalisasi dan adat kayau sudah tidak ada tapi kebiasaan itu tetap dipertahankan tiada lain tiada bukan untuk menghormati leluhurnya Orang dayak, jadi jangan heran, bagi anda yang baru pertama kali masuk kedalam lingkungan masyarakat adat dayak di kalimantan melihat mereka membawa mandaunya ya 😆

Wah,, Berarti benar, kalau orang dayak itu kejam dan berbahaya.....😱😱
baiklah jika anda beranggapan begitu,, berarti anda salah besar,  Mengapa demikian? ini penjelasannya mengapa saya mengatakan anda salah besar kalau beranggapan begitu.

harus diakui, suku dayak memang dianggap dunia sebagai salah satu suku yang terkejam dan disegani didunia, predikat ini bermula dari tragedi Mengerikan bangsa kita yaitu Tragedi Sampit 2001 silam, namun kita tidak akan membahas itu dulu. nah dari situlah dunia dihebohkan oleh kehadiran suku dayak, namun yang perlu anda ketahui adalah, masyarakat suku dayak adalah masyarakat yang patuh dan ramah, suku dayak akan sangat patuh kepada peraturan-peraturan adatnya, dan salah satu peraturan masyarakat suku dayak yang membuat anda tidak khawatir lagi adalah, masyarakat suku dayak dilarang menggunakan mandaunya, hanya ketika ada peranglah mandau boleh dipergunakan, dan apabila seseorang mempergunakan mandaunya untuk sekedar mengancam atau bahkan membunuh orang lain, maka akan ada sanksi hukuman adat yang sangat berat, dan disini setiap suku memiliki aturan atau sanksi yang berbeda-beda. dan yang menambah lega hati anda lagi adalah sanggat jarang khasus penyalahgunaan mandau dalam suku dayak bahkan hampir tidak pernah, sebagai contoh: saya dalam masyarakat dayak saya, dengan usia saya yang lumayan tua ini, belum pernah mendengar seseorang membunuh seseorang menggunakan mandau. itu mengapa saya katakan bahwa, masyarakat suku dayak sangat takut terhadap aturan adat, karena selain memiliki sanksi yang berat, masyarakat juga percaya melanggar adat bearti melanggar aturan nenek moyangnya yang akan berakibat petaka bagi dirinya dan keturunannya sendiri. jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari masyarakat adat dayak selama anda tidak berniat buruk, 

kesimpulannya: anda tidak perlu takut dengan ketajaman Mandau, karena kami masyarakat adat dayak lebih takut dengan adat yang menurut kami lebih tajam dari mandau. bahkan kami memiliki perumpamaan dayak seberuang begini:"anang ke mensia, ukui naik kerumah na kami berik makai" artinya: "jangankan manusia, anjing aja naik atau datang kerumah pasti kami kasi makan" 

OH... begitu,, tapi saya masih ragu untuk kesana 😥
jangan ragu selama anda beritikad baik, itu aja, dan bukti bahwa orang dayak sangat wallcome banyak turis-turis asing bertebaran disana, banyak juga orang-orang dari pelosok indonesia mencoba peruntungan di kalimantan dan bahkan banyak dari mereka engan untuk kembali ke kampung halamannya, kebanyakan dari mereka menikahi orang disana 💖💖  soo,, santay aja bro.

kita lanjut membahas mandau terbang, dari deretan penjelasan yang saya jabarkan diatas mengenai mandau dan kaitannya dengan masyarakat adat dayak disana, mungkin anda bertanya-tanya judulnya lain, pembahasannya kok lain,hehe,, 

karena saya mencoba untuk memberi pemahaman baru yang mungkin bisa merubah mindset yang selama ini mengatakan dayak harus diwaspadai dan seolah olah sangat mengerikan, dan semoga ini bisa menjadi pengalaman baru anda.

Mandau Terbang
cerita tentang mandau terbang yang sangat mengerikan yang bisa memotong kepala dalam waktu singkat  yang membuat siapa aja takut. dan ini juga terjadi pada saat tragedi sampit, dang sangat heboh pada masa itu, namun sekarang sudah banyak yang mengupload video mandau terbang ke sosmed ataupun youtube yang akhirnya menjadi  viral dan perdebatan "HOAK or FACT" mitos atau fakta??????? dan bagaimana bisa mandau terbang sendiri??? mungkin itu pertanyaan Umum ya.

baiklah disini saya akui, bahwasannya saya tidak pernah melihat secara langsung mandau terbang, namun saya pernah mendengar cerita langsung dari tetua-tetua adat yang pernah saya tanyai, memang mereka mengatakan mandau memang bisa terbang, tapi tidak semua mandau hanya mandau aslilah yang bisa terbang itupun bukan sembarang orang yang boleh dan bisa mengendalikannya, hanya orang-orang tertentu saja itupun melalui ritual-ritual khusus. 

namun mereka tidak pernah menjelaskan secara detail tentang hal ini. tentang siapa yang bisa membuat mandau itu terbang. namun setahu saya, memang mandau yang asli itu tidak boleh dibuka atau dicabut sembarangan, dan mandau asli biasanya diwariskan turun temurun untuk dijaga dan dirawat dan tidak untuk diperjualbelikan ini menurut cerita pada masyarakat adat saya yaitu seberuang, dan mandau jenis ini adalah mandau asli yang dengan kata lain mandau special yang syarat akan unsur-unsur mistis.

berita bagusnya anda tetap bisa memiliki mandau dengan membelinya dari pengepul mandau, meskipun bukan mandau keramat, tapi kualitasnya sangat bagus untuk dijadikan koleksi seni anda.

KESIMPULAN
masyarakat adat dayak dan mandaunya tidak dapat dipisahkan karena sudah menjadi suatu kesatuan utuh yang kentak akan nilai budaya, dan anggapan bahwa dayak adalah suku yang harus di hindari karena kejam dan tidak bisa menerima suku lain dalam lingkungan mereka dll itu tidaklah benar, dan mengenai fenomena mandau terbang, itu dikembalikan kepada pembaca, mau percaya atau tidak, biarkan ini tetap menjadi pro dan kontra sebagai seni penghias dari suatu suku bangsa yang menyimpan misteri ,legenda berharga yang terkadang sulit untuk masuk logika. 
mandau terbang suku dayak kalimantan

sekian postingan dari saya, kurang dan lebihnya mohon maaf dan silahkan beri keritik dan saran di kolom komentar jika ada yang tidak sesuai, untuk membantu penulis menyempurnakan materi ini. terima kasih atas kunjungannya , {ttd:EA} 

MANDAU Dayak

penjelasan dan ulasan mengenai mandau dayak
gambar dari:wikipedia.com

"Mandau" apa yang terlintas dipikiran anda ketika mendengar kata Mandau?, mungkin kebanyakan dari kita langsung terpikir "suku dayak" ya,, untuk orang Indonesia, Malaysia, dan Brunei, pasti tidak asing dengan kata atau sebutan Ini.

Mandau adalah salah satu senjata tradisional masyarakat suku dayak Kalimantan, mandau adalah senjata tajam sejenis parang namun berbeda dengan parang biasa pada umumnya, mandau memiliki ukiran-ukiran unik pada bilah yang tumpul, biasanya ini bertujuan mempercantik atau memperindah senjata ini, namun setiap ukiran pasti mmiliki makna tersendiri.

tahukah anda? mandau pada masyarakat suku dayak di kalimantan, memiliki bentunk  dan ukuran, serta ukiran yang berbeda-beda dari setiap suku atau sub suku dayak disana, memang secara sekilas kita melihat mandau memiliki bentuk yang sama, namun jika kita perhatikan lebih detail pasti ada perbedaan dari setiap suku, hal ini dikarenakan dari setiap sub suku dayak yang diperkirakan lebih dari 405 sub suku disana memiliki karakteristik yang khas namun tidak signifikan.

menurut rajanya artikel wikipedia.com, kata mandau berasal dari kata Mando dari kalimantan tengah, yang terdiri dari dua suku kata yaitu "Man dan do".  man diambil dari kata "kuman" yang artinya "Makan", sedangkan do diambil dari kata "dohong" yaitu pisau belati khas kalimantan tengah, jadi secara hafalan "makan dohong" maksudnya senjata yang mengalahkan dohong yang merupakan senjata terawal milik suku Nganju kalimantan tengah. namun ada juga versi lain yang mengatakan bahwa kata mandau diambil dari nama orang pertama yang datang ke pulau kalimantan dan membuat senjata tajam menyerupai pedang, ada juga yang menganggap kata mandau diambil dari sebuh nama tempat, dan masih banyak versi lain yang mengartikan kata mandau, namu terlepas dari mana asalnya kata mandau atau mando kata umum yang digunakan untuk menyebut senjata tradisional dayak ini adalah kata MANDAU. dan setiap daerah menterjemahkan kata ini sesuai dengan versi dari leluhurnya masing-masing dengan dihiasi cerita dibalik kata MANDAU.

Jadi kesimpulannya: Mandau adalah sebutan untuk senjata tradisional Suku Dayak kalimantan yang menyerupai parang atau pedang yang juga merupakan ciri khas Dari Suku Dayak itu sendiri, kata Mandau juga merupakan sebutan secara Lokal, Nasional dan Internasional, serta secara Ilmiah Kata Mandau belum bisa dipastikan diambil dari Mana, namun secara filosofis, masyarakat adat mengartikan kata mandau sesuai dengan cerita turun temurun leluhur masing-masing sub suku Dayak di Kalimantan.
demikianlah penjelasan tentang Mandau Dayak, jika ada kekurangan, atau kelebihan kata-kata penulisan, saya mohon maaf, dan silahkan beri masukan kritik dan saran, jika ada yang perlu ditambahkan atau dikurangi, mari kita mulai memperkenalkan Budaya pada Dunia, dan Melestarikannya, Terima kasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat. {ttd:"EA"}

pentik atau sempitik suku dayak

pentik atau sempitik "sebutan dalam bahasa suku dayak mualang, dayak desa dan dayak seberuang atau rumpun Iban lainya" adalah sebutan untuk patung pahatan dari kayu besi atau masyarakat setempat menyebutnya kayu tebelian/belian yang diukur menyerupai manusia, namun pentik atau sepentik ini memiliki kaki yang panjang dan biasanya pentik atau sempetik ini diletakan di depan halaman "rumah betang" (sebutan untuk rumah masyarakat adat dayak), dan ada juga yang dibuat dan di letakan di kuburan, didalam masyarakat suku dayak, pentik atau sempetik bukan hanya sekedar patung belaka, namun dipercaya bahwa roh leluhur akan berada didalamnya, pentik dipercara bisa melindungi dari petaka dari berbagai roh-roh jahat yang ingin mengganggu,  pentik atau sempitik ini dibuat saat seseorang meninggal dan pentik ini dibuat semirip mungkin dengan orang tersebut.

pic by:http://dajakbooven.blogspot.co.id


sempitik adalah bentuk miniatur dari pentik namun fungsinya sedikit berbeda, sempitik ini biasanya dibuat dalam bentuk berurutan anak-beranak, maksudnya sempitik dibuat dalam bentuk suatu keluarga bertingkat, semisalnya saat seseorang meninggal dan dia merupakan anak ke 3 dari 5 bersaudara, maka sempitik ini tadi akan dibuat berurutan mulai dari anak tertua sampai yang paling bungsu.

berarti akan dibuat 5 sempitik (patung kecil) yang ukurannya berbeda, mulai dari yang besar sampai yang kecil, dan sempitik ini tadi akan ditancapkan dipinggir jalan menuju tempat pemakaman atau ditepi jalan menuju kerumah orang yang meninggal dengan tujuan memberi tahu kepada warga bahwa salah satu dari keluarga tersebut sudah meninggal. dan ini juga ditujukan kepada roh/arwah orang yang meninggal ini tadi bahwasannya dia sudah meninggal, karena menurut leluhur masyarakat suku dayak seseorang yang baru meninggal tidak tahu kalau dirinya sudah meninggal dan dengan dia melihat sempitik ini tadi maka dia akan tahu kalau dirinya sudah meninggal karena yang meninggal itu anak ke 3 maka sempitik yang urutan ke tiga akan ditumbangkan, yang mengartikan bahwa yang meninggal adalah anak ke 3 dari 5 bersaudara itu tadi.

"Fenomena: sekarang banyak kolektor-kolektor seni yang ingin memburu pentik dan simpitik yang dianggap sudah berumur dan keramat, dan banyak juga pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memperjualbelikan barang-barang ini, entah itu milik leluhur keluarganya atau bukan, ini sulit untuk dijawab, karena tanpa sengaja saya melihat salah satu pentik yang dilelang online dengan harga selangint, dan yang melelangnya bukanlah orang yang seharusnya, bahkan bukan belahan bumi borneo, dengan fenomena inilah, saya secara peribadi merasa perlu membagi sedikit gambar tentang pentik atau simpetik meskipun seadanya, karena dengan mengetahuinya, mungkin kita bisa lebih menghargai kekayaan budaya kita, dan saya harap orang-orang yang memperjualbelikan harga diri ini ada yang membaca postingan ini dan sadar kalau sesungguhnya dia sudah dibodohi karena harga diri bangsanya bisa dibeli dengan materi, jika anda berkenan, mohon disebarkan, postingan ini, walaupun saya sadar bahwa materi ini tak cukup kuat untuk di publikasi karena saya bukan pakar adat, namun menurut saya, untuk mencintai dan menjaga kekayaan budaya yang kita miliki tidaklah butuh materi karena kita hanya butuh hati"

sumber materi: dari bertanya dan maaf jika ada kesalahan dalam penjelasannya, silahkan dikritik, karena setiap masyarakat dayak memiliki ciri serupa tapi tak sama, dan saya sendiri dari suku dayak seberuang dari kecamatan tempunak kabupaten sintang.


KEMPUNAN

KEMPUNAN

malam ini kita bahas suatu Hal unik yang  oleh masyarakat Dayak di anggap penting/pantangan yang memiliki akibat dari kesalahan/ keteledoran kita. yaitu kebiasaan Unik yang disebut oleh Masyarakat Dayak adat PUNAN/ KEMPUNAN;
adat punan/ kempunan adalah suatu keyakinan masyarakat Dayak yang sudah sangat melekat di dalam masyarakat dayak, yang dimana menurut keyakinannya "kempunan" adalah akibat dari keteledoran kita sendiri, 
yang disebut kempunan adalah suatu hal  teledor dalam tanda kutip makanan/minuman yang ingin kita makan atau minum / ataupun perencanaan makan sesuatu atau minum sesuatu tetapi tidak dilakukan, yang setelahnya terdapat musibah kepada kita, itu disebut kempunan. lebih jelasnya  contohnya: saya berencana minum kopi sebelum saya berangkat kerja, tetapi saya tidak jadi minum kopi dan saya langsung berangkat saja. nah, pada saat diperjalannan saya tiba2 kena musibah, misalnya jatuh dari motor dan terluka. nah itu merupakan akibat dari Kempunan. 
dan kepunan juga bisa disebabkan oleh orang lain: contohnya: anda ditawarkan semangkok bakso oleh teman anda tetapi anda tidak memakannya atau tidak menyentuhnya karena terburu2 ataupun alasan lain. nah hal itu juga bisa menjadi petaka bagi kita yang ditawarkan sesuatu.
dan kempunan itu menurut masyarakat yang meyakininya tidak ada batasan seberapa berat musibah yang bisa menimpa kita, bahkan kempunan bisa mengakibatkan  musibah yang super-super super Fatal artinya kempunan bisa menyebabkan musibah sapai pada kematian, Jadi dengan keyakinan inilah yang membuat masyarakat adat Dayak yang masih memegang adat ini sangat-sangat berhati2 dengan adat ini, mereka berusaha tidak melakukan kesalahan yang seperti merencanakan makan atau minum sesuatu, tapi tidak melakukannya. tapi menurut mereka yang percaya akan hal ini, jika kita ingin makan atau minum sesuatu tapi tidak kita bicarakan atau tidak kita ucapkan itu tidak apa, akan tetapi harus diingat sampai kita sempat/ bisa makan atau minum hal tersebut yang kita inginkan. 
dan menurut mereka juga kempunan itu dapat dihindari dengan, misalnya : kita merencanakan minum kopi, maka kita harus menyentuh kopi itu dan bilang "Posek/Cal"(bahasa Dayak), begitu juga dengan makanan atau minuman lain. 
begitulah keyakinan unik yang ada dalam Masyarakat adat yang masih memegang adat Punan/Kempunan. hal ini bukan hanya keyakinan tanpa sebab, memang banyak sekali kejadian yang tidak mengenakan dari kempunan/ entah itu kebetulan atau tidak, hanya Tuhan yang tahu tapi yang pasti masyarakat disana masih ada yang meyakininya.